Sunday, September 30, 2012

Faktor Pengambilan Keputusan Konsumen Membeli

. Sunday, September 30, 2012

Sering sekali kita menyaksikan mengapa konsumen membeli produk tertentu. Seorang sales harus mengetahui factor-faktor apa yang mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan untuk membeli. Untuk meningkatkan sukses Anda menjual, perhatikan ke lima factor berikut ini :

  1. Faktor sales man (siapa yang menjual). Konsumen membeli produk karena dia menyukai penjual. Seorang penjual harus membangun trust dan hubungan yang baik dengan pembeli sehingga pembeli mau membeli dari Anda sebagai penjual. Inilah mengapa seorang pembeli hanya mau membeli dari seorang penjual. Bahkan saking suka nya kepada penjual tersebut, pembeli atau konsumen tetap mau membeli dari penjual tersebut sekali pun dia pindah ke perusahaan lain yang menjual produk yang sama. 
  2. Perusahaan (company). Akan lebih mudah menjual produk dari perusahaan besar yang sudah  terkenal atau dikenal pembeli daripada perusahaan baru. Mengapa ? Karena reputasi dari perusahaan tersebut. Oleh karena itu bekerjalah pada perusahan yang sudah punya reputasi bagus. Atau jika perusahaan tersebut baru, maka Anda harus membangun reputasi perusahaan terlebih dahulu. Caranya ? tunjukkan prestasi-prestasi yang baik dari perusahaan, atau keunggulan-keunggulan perusahaan Anda dibandingkan pesaing Anda. 
  3. Produk, yaitu produk yang dijual. Produk yang mampu memberikan solusi bagi pelanggan akan dicari oleh konsumen. Untuk bias sukses menjual, carilah keunggulan-keunggulan produk yang Anda jual, dan temukan bagaimana produk tersebut mampu memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi calon pembeli Anda. 
  4. Price (harga atau biaya yang dikeluarkan pembeli). Apakah harga produk Anda kompetitif dibandingkan dengan pesaing Anda. Semakin tinggi harga, mestinya bisa memberikan value lebih baik kepada pembeli. Perhatikan biaya-biaya yang ada, apakah biaya tersebut memberikan valu bagi pembeli. 
  5. Time to buy (waktu membeli atau menjual). Ini faktor yang tidak kalah penting dari yang lain. Jika pembeli tidak sedang ‘mood’, janganlah menjual kepada calon pembeli. Yang penting juga diperhatikan berkaitan dengan ‘timing’ ini adalah waktu kesibukan pembeli (misalnya di saat kerja atau di saat santai di rumah). Selain itu, pertimbangkan apakah konsumen benar-benar membutuhkan pada saat itu. Misalnya, jika mobil yang dipakai sudah cukup lama, akan lebih mudah menawarkan mobil baru daripada jika pembeli baru membeli mobil. 

 Nah, jika Anda memperhatikan ke lima factor tersebut di atas, akan lebih mudah untuk meyakinkan pembeli. Selamat menjual.

0 comments:

Post a Comment