Monday, December 5, 2011

Ubah wajah ? No way !

. Monday, December 5, 2011


Pada suatu workshop yang kami selengarakan, salah seorang peserta secara bergurau mengatakan, jika ingin wangi bergaulah dengan orang yang wangi, jika ingin pintar bergaulah dengan orang yang pintar, jika ingin kaya bergaulah dengan orang yang kaya. Kalau mau cakep atau ganteng ? Bergaul dengan orang cakep atau ganteng juga ?
Soal mengubah wajah, saya punya cerita menarik, bagaimana mengubah wajah menjadi ganteng (bagi cowok). Ini juga berlaku bagi cewek !

Anda tahu Silvester Stalone ? Saya yakin Anda tahu dan mungkin perbah menonton film-film nya yang sukses memperoleh award maupun menjadi box office.

Stallone berasal dari keluarga yang sangat miskin. Ibunya melahirakannya di tangga sebuah sekolah dan kelahiranya dibantu oleh pelajar sekolah itu. Pada saat kelahirannya dia memiliki kelainan syaraf di wajahnya, sehingga wajah bagian kanannya tidak normal. Perhatikanlah senyumnya Stalone, maka Anda akan melihat bibirnya miring 
Tahu tidak bahwa dia ditolak berkali-kali karena wajahnya yang jelek tersebut dan lakoannya yang tidak jelas. Dia ditolak berkali-kali lebih dari 1500 kali Namun demikian, dia punya cita-cita menjadi aktor terkenal .

Saat remaja, dia sudah sering mencoba casting di beberapa film murahan, namun itupun tidak pernah berhasil. Pernah suatu ketika dia melamar menjadi figuran, namun untuk tepuk tangan (saja), dia tidak diterima. Kalau dia mau jadi selebriti, hanya untuk tepuk tangan saja ditolak, bagaimana menjadi aktor terkenal ? Itu karena wajahnya yang jelek, bagaimana kalau kesorot kamera ? Pastilah kamera melewatkannya. He..he. Namun Stalone tidak pantang menyerah.

Problemnya, dia tidak punya modal. Dia juga tidak punya keahlian memjadi aktor. Buktinya dia ditolak berkali-kali. Karena ia tidak mungkin lagi diterima produser menjadi aktor, maka untuk menjadi aktor, satu-satunya caranya adalah dia sendiri yang harus menjadi produsernya, dia sendiri yang mmempunyai film (naskahnya).
Mulailah dia belajar menyusun script film. Setiap hari dia menghabiskan berjam-jam untuk belajar membuat script film dari film di televisi. Selain itu, untuk membentuk badannya lebih bagus, dia juga berlatih binaraga. Ini dilakukannya selama 2 tahun. Kita tahu, pada waktu itu, teknologi tidaklah seperti sekarang.

Pada waktu menonton pertandingan tinju Muhamad Ali dengan Chunk Wener, dia terinspirasi membuat naskah film tinju. Mengapa ? Orang memperkirakan bahwa Webner akan kalah pada ronde ketiga, akan tetapi ternyata dia bisa menyelesaikan pada ronde ke 12, karena kegigihannya untuk tidak mau jatuh. Ini menarik buat Stalone ! Dia terisnpirasi karena kegigihan Webner yang tidak mau menyerah sampai ronde ke-15. Akhirnya dia menyelesaikan naskah filmnya yang diberi judul Rocky selama 3 hari anpa istirahat.

Apa yang terjadi kemudian ? Naskah filmnya ditolak ! Selain karena naskah filmnya tidak menarik, juga karena naskahnya mengenai tinju (yang pada waktu itu tidak menarik), dan dia mensyaratkan bahwa dia lah yang menjadi aktor utamanya. Tidak ada yang mau menerimanya karena Stalone bicaranya tidak jelas dan wajahnya yang jelek.
Stallone menolak menjual naskah tersebut jika bukan dia yang menjadi pemeran utamanya. Bahkan saat harga naskah itu meningkat tiga kali lipat dari $ 20.000 yang semula ditawarkan, dan terus meningkat sampai menjadi $ 325.000. namun dia tetap menolak, karena dia ingin menjadi aktornya.

Akhirnya produser setuju dan menjadikan dia tokoh utama dalam film tersebut, namun hanya dengan bayaran $20.000 untuk naskah cerita ditamnah $340 perminggu sesuai upah minimal seorang aktor. Setelah dipotong biaya-biaya, komisi agen, dan pajak, ia hanya mendapat penghasilan bersih $6.000 bukannya $325.000.

Ini adalah kisah sylvester stallone atau bisa disingkat “sly”. Sly sadar, setelah 1.500 kali penolakan, naskah film Rocky yang dibuatnya mungkin satusatunya pintu gerbang untuk menjadi peran utama, karena itu ia tidak mau melepas peran Rokcy untuk orang lain. Sekalipun ber-budget rendah US$1.000.000 dan dibintangi akrot tidak terkenal saat itu, yaitu stallone sendiri, film ini meledak di pasaran dan menghasilkan uang senilai US$ 200.000.000 atau 200 kali lipat.

Dari film Rocky yang dibintanginya ia dinominasikan meraih Academi Award sebagai aktor terbaik. Film tersebut memenangkan tiga Oscar untuk film terbaik, sutradara terbaik dan skenario film terbaik. Setelah Rocky, kesuksesan terus mengiringinya selama beberapa dekade ke depan. Ia kembali sukses menjadi ikon action movie dalam karakter Rambo. Pemuda keturunan itali ini menjadi ikom machismo (kejantanan) dalam film action Holywood.

Ia menjadi aktor pencetak box office terbesar didunia sepanjang tahun 1970 sampai 1990. Serial Rocky (Rocky 1-5) dan Rambo (1-4) meraih hampir US$1 miliar, dan menjadikan Stallone seoarng bintang film internasional termahal. Apa yang dicapainya tersebut adalah karena kegigihannya berjuang. Pantang menyerah !

Bicara tentang mengubah wajah menjadi ganteng tadi, mengubah wajah bukanlah hal yang penting. Stalone tidak mengubah wajahnya meskipun wajahnya bukanlah wajah ‘aktor’. Wajah aktor diperolehnya setelah dia menjadi aktor. Apa yang dia lakukan ? Dalam buku nya Stalone, dia menyebutkan bahwa “Kalau Anda punya masalah dengan wajah, Anda tidak perlu mengubah wajah Anda, cukup menjadi sukses maka wajah Anda akan berubah”.
Salam sukses !

0 comments:

Post a Comment