Saturday, January 1, 2011

SUPERVISOR : MEMOTIVASI TEAM WORK

. Saturday, January 1, 2011


Sebagai seorang supervisor, untuk mencapai hasil maksimal – keberadaan dan kekompakan team Anda sangat menentukan kinerja Anda dan tim Anda secara keseluruhan. Ciri-ciri seorang supervisor yang baik dan berhasil adalah mereka yang mampu mencapai kinerja yang baik melalui tim Anda.

Meskipun mungkin Anda sanggup melaksanakan pekerjaan Anda sendirian (meskipun dengan alokasi waktu dan energi yang sangat besar), akibat jangka panjang adalah Anda tidak akan mampu melaksanakan pengawasan dan perencanaan dengan baik.

Bayangkan beberapa pekerjaan harus Anda selesaikan dengan waktu tertentu, kapan saatnya Anda melakukan pengawasan ? Sering terjadi, karena seorang supervisor lebih banyak ‘turun ke bawah’, melaksanakan pekerjaan yang seharusnya dapat Anda delegasikan ke bawahan atau tim Anda, Anda jadi lupa untuk membuat perencanaan.

Kunci untuk menggerakkan tim Anda adalah memotivasi tim Anda dan member mereka ruang untuk mengembangkan diri untuk potensi mereka.

Pertanyaan yang sering diajukan kepada saya selama memberikan pelatihan tentang supervisor adalah bagaimana cara seorang supervisor memotivasi tim nya agar memperoleh kinerja yang baik.

- Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah memotivasi diri sendiri terlebih dahulu sebelum memotivasi orang lain atau tim Anda. Mengapa ? Coba Anda renungkan, kira-kira bagaimana tim Anda jika Anda memotivasi mereka tetapi Anda sendiri tidak termotivasi ?

- Kedua, Anda harus mempunyai tujuan yang jelas dan mengkomunikasikan tujuan tersebut kepada tim Anda. Apa target Anda, apa yang ingin Anda capai dalam suatu waktu tertentu. Kejelasan tujuan sangat menentukan keberhasilan sebuah tim. Contoh yang paling jelas adalah dalam permainan sepak bola. Seluruh anggota tim dalam sepak bola punya tujuan yang sama, yaitu bagaimana mencetak gol ke gawang lawan agar memenangkan pertandingan.

- Ketiga, mengkomunikasikan keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai. Menginformasikan keberhasilan untuk memotivasi memelrukan seni tersendiri. Misalnya, meskipun penjualan menurun, namun Anda dapat melihat dari sudut pandang yang lain, apakah dengan melihat atau membandingkan dari sudut pandang volume penjualan, pertumbuhan dibandingkan pesaing, penetrasi pasar atau hal-hal lain dengan maksud memotivasi karyawan.

- Keempat
, temukan apa yang sesungguhnya memotivasi team Anda untuk bekerja. Setiap orang memiliki motivasi yang berbeda - Anda perlu mencari apa yang mereka butuhkan. Ingat teori Maslow, atau achievement theory, bahwa pada dasarnya ada hal-hal khusus yang memotivasi seseorang. Berbicaralah dengan, apa yang mereka inginkan dari pekerjaan mereka, dan untuk bisnis secara keseluruhan. Temukan hal tersebut ! Ingat, orang bekerja bukan semata-mata karena uang, mungkin ada faktor lain yang dapat membuat mereka bekerja dengan lebih baik. Uang hanyalah salah satu alat untuk mencapai tujuan mereka seperti pensiun dengan nyaman, biaya pengobatan, atau faktor-faktor lain.

- Kelima, dengan melibatkan mereka ke dalam pekerjaan atau proyek tertentu yang penting dan dihargai. Dengan mengajak mereka berpartisipasi, mereka merasa dihargai dan membuat team Anda lebih termotivasi.

- Keenam, adalah penghargaan atau pengakuan. Motivasi membutuhkan pengakuan dan penghargaan – meskipun penghargaan tersebut sangat sederhana seperti ucapan selamat atau terima kasih.

Keenam jurus tersebut merupakan dasar-dasar yang harus dilaksanakan oleh seorang supervisor. Anda juga harus mengetahui teori-teori motivasi untuk mengetahui perilaku karyawan sehingga cara-cara yang Anda lakukann tepat sesuai dengan perilaku team Anda.

Siap sebagai supervisor ?

3 comments:

pamol said...

bekerja...menjual dengan HATI...D/h Pak Wir...mohon izin saya teruskan untuk Supervisor kami....sukses untuk Bapak...

Top Training Indonesia said...

Menginspirasi sekali artikelnya!

Unknown said...

Trimakasih pak Wir...
Benar benar menginspirasi saya.

Post a Comment